Tak Terpuisikan
Puisiku kini terdengar kacangan Tak kutemukan lagi pengandaian Ketika kucoba menuliskan Kagum tentangmu Puisiku kini terdengar picisan Tak kutemukan lagi analogi Ketika coba menuliskan Asa terhadapmu Puisiku kini terdengar murahan Tak kutemukan lagi kata sanjung Ketika coba menuliskan Betapa berharganya dirimu Puisiku kini terdengar gombal Tak lagi kutemukan pujian Ketika coba menuliskan Hangatnya pribadimu Puisiku kini terdengar menggelikan Tak kutemukan lagi kata agung Ketika coba menuliskan Betapa magnet kharismamu Menarik jiwa ragaku Bahkan puisiku kini kehabisan kata Ketika kucoba menuliskan Apa yang ada di benak dan kalbuku Jadi... Tak perlulah ku tulis puisi Aku hanya perlu buktikan Bahwa kau... Adalah segala apa yang ku pinta pada Sang Pencipta